
|
Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...
|
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palangka Raya terus memperkuat program pemberdayaan mustahik melalui peningkatan kemampuan digital. Komitmen ini disampaikan Ketua Baznas Kota Palangka Raya, Jono, pada kegiatan Pelatihan Optimalisasi Konten Media Sosial di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya, Rabu (10/12/2025) kemarin. Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas Kota Palangka Raya dengan Baznas Pusat dalam upaya meningkatkan kapasitas mustahik di era digital.
Pemberdayaan mustahik tidak hanya fokus pada pemberian bantuan modal usaha, tetapi juga pada peningkatan kemampuan dan keterampilan agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Di era digital saat ini, kemampuan memasarkan produk melalui media sosial menjadi keterampilan penting yang harus dikuasai oleh pelaku usaha mikro dan kecil agar dapat bersaing di pasar yang semakin luas.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada 10-11 Desember 2025 ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Baznas Kota Palangka Raya dan Baznas Republik Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan lembaga zakat dalam memberdayakan mustahik secara komprehensif, tidak hanya memberikan bantuan finansial tetapi juga bekal keterampilan yang berkelanjutan.
Ketua Baznas Kota Palangka Raya, Jono, dalam sambutannya menyatakan bahwa pelatihan ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan pemasaran digital yang semakin kompleks. Di era teknologi informasi yang berkembang pesat, mustahik yang memiliki usaha mikro dan kecil harus mampu memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif dan efisien.
“Kegiatan ini kami rancang untuk menjawab tantangan pemasaran digital yang semakin kompleks. Mustahik tidak hanya perlu bantuan modal, tetapi juga kemampuan mengelola media sosial secara kreatif dan efektif. Dengan menguasai digital marketing, mereka dapat memperluas pasar dan meningkatkan omzet usaha,” ujar Jono.
Ia menambahkan bahwa di era digital ini, media sosial bukan hanya sekadar platform komunikasi, tetapi telah menjadi ruang ekonomi yang membuka peluang usaha, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal. Oleh karena itu, penguasaan keterampilan digital marketing menjadi sangat penting bagi para pelaku usaha mikro.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan mustahik penerima bantuan produktif dari Baznas Kota Palangka Raya yang memiliki usaha di berbagai bidang, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga jasa. Para peserta sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan karena merasa membutuhkan keterampilan ini untuk mengembangkan usaha mereka.
Materi pelatihan yang disampaikan oleh narasumber kompeten mencakup berbagai aspek penting dalam pemasaran digital. Peserta diajarkan tentang strategi konten media sosial yang menarik dan engaging, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, penulisan caption yang persuasif dan menarik perhatian, penggunaan hashtag yang tepat untuk meningkatkan jangkauan, serta analisis performa konten untuk evaluasi efektivitas.
Selain materi teori, pelatihan ini juga memberikan praktik langsung kepada peserta. Mereka diminta untuk membuat konten promosi produk mereka sendiri dengan bimbingan narasumber. Praktik langsung ini sangat bermanfaat karena peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan mendapatkan feedback untuk perbaikan.
Salah satu peserta yang memiliki usaha kuliner kue tradisional menyampaikan bahwa sebelumnya ia hanya mengandalkan penjualan langsung dan promosi dari mulut ke mulut. Setelah mengikuti pelatihan ini, ia merasa lebih percaya diri untuk memasarkan produknya melalui media sosial dan berharap dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Saya sangat terbantu dengan pelatihan ini. Selama ini saya hanya jualan offline dan tidak tahu cara promosi di media sosial. Sekarang saya jadi paham bagaimana membuat konten yang menarik dan cara menjangkau pembeli secara online. Terima kasih kepada Baznas,” ungkap salah satu peserta.
Baznas Kota Palangka Raya juga menyediakan pendampingan lanjutan bagi para peserta setelah pelatihan selesai. Tim dari Baznas akan terus memantau perkembangan usaha mustahik dan memberikan konsultasi jika mereka menghadapi kendala dalam menerapkan strategi digital marketing. Pendampingan berkelanjutan ini penting untuk memastikan ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan dan memberikan dampak positif.
Wakil Ketua Baznas Kota Palangka Raya menyatakan bahwa program pemberdayaan mustahik melalui peningkatan keterampilan digital akan terus dikembangkan. Ke depan, Baznas berencana menggelar pelatihan serupa dengan topik yang lebih spesifik seperti e-commerce, marketplace, dan live selling untuk memberikan bekal keterampilan yang lebih komprehensif.
Baznas Republik Indonesia yang menjadi mitra dalam kegiatan ini memberikan apresiasi atas inisiatif Baznas Kota Palangka Raya dalam memberdayakan mustahik secara berkelanjutan. Program seperti ini sejalan dengan visi Baznas Nasional untuk tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga pemberdayaan produktif yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan juga menyambut positif program ini. Mereka menyatakan siap berkolaborasi dengan Baznas dalam upaya memberdayakan UMKM, termasuk memberikan akses ke pameran dan bazar untuk memasarkan produk para mustahik yang telah diberdayakan.
Dengan program pemberdayaan yang komprehensif melalui bantuan modal dan peningkatan keterampilan digital, Baznas Kota Palangka Raya optimis dapat mengubah mustahik menjadi muzaki. Target ini bukan sekadar wacana, tetapi komitmen nyata yang diwujudkan melalui program-program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan, sehingga dana zakat benar-benar memberikan dampak transformatif bagi peningkatan kesejahteraan umat.










