|
Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...
|
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – Wali Kota Palangka Raya melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama untuk melihat kondisi sarana, proses belajar-mengajar, serta kebutuhan pendidikan di lapangan, Senin (01/12/2025). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SMPN 17 Palangka Raya, di mana Wali Kota juga melakukan penyerahan seragam sekolah secara simbolis kepada siswa sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap kebutuhan pendidikan siswa.
Kunjungan Wali Kota ke sekolah-sekolah merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk memantau langsung implementasi kebijakan pendidikan, mendengar aspirasi warga sekolah, serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi institusi pendidikan di tingkat lapangan. Dengan turun langsung ke sekolah, Wali Kota dapat memperoleh gambaran riil tentang kondisi pendidikan dan mengambil keputusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dalam kunjungannya menekankan pentingnya memastikan seluruh siswa memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas. Ia menyatakan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan, kesejahteraan guru, serta memastikan tidak ada siswa yang terhambat mengikuti pembelajaran karena kendala ekonomi.
“Kita harus memastikan tidak ada anak yang terkendala mengikuti pendidikan karena masalah ekonomi. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan pemerintah kota bertanggung jawab untuk memastikan hak itu terpenuhi dengan baik. Seragam sekolah adalah salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,” ujar Wali Kota.
Kepala SMPN 17 Palangka Raya menyambut baik kunjungan Wali Kota dan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kota terhadap kebutuhan sekolah. Ia menyampaikan laporan tentang kondisi sekolah, jumlah siswa, kebutuhan sarana prasarana, serta berbagai program unggulan yang dikembangkan untuk meningkatkan prestasi siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Wali Kota. Kunjungan ini sangat berarti bagi kami karena menunjukkan bahwa pemerintah kota peduli dengan kondisi sekolah. Kami berharap dukungan ini dapat terus berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami,” ungkap Kepala SMPN 17.
Penyerahan seragam sekolah secara simbolis dilakukan kepada beberapa siswa yang mewakili seluruh penerima bantuan. Program bantuan seragam sekolah merupakan salah satu program Pemerintah Kota Palangka Raya untuk meringankan beban orang tua siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menjelaskan bahwa bantuan seragam sekolah diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu yang terdata dalam sistem data terpadu kesejahteraan sosial. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan dan memastikan tidak ada siswa yang malu atau tidak bisa sekolah karena tidak memiliki seragam yang layak.
“Program bantuan seragam ini sangat membantu siswa dari keluarga kurang mampu. Kami tidak ingin ada siswa yang merasa minder atau tidak percaya diri karena masalah seragam. Semua siswa harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan nyaman,” jelas perwakilan Dinas Pendidikan.
Selain penyerahan seragam, Wali Kota juga melakukan dialog langsung dengan guru dan siswa untuk mendengar aspirasi serta kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Beberapa guru menyampaikan kebutuhan akan pelatihan peningkatan kompetensi, sementara siswa menyampaikan harapan untuk penambahan fasilitas laboratorium dan perpustakaan yang lebih lengkap.
Wali Kota merespons positif berbagai aspirasi yang disampaikan dan berjanji akan menindaklanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh dikompromikan, sehingga alokasi anggaran untuk sektor pendidikan akan terus diprioritaskan.
Dalam peninjauan fasilitas sekolah, Wali Kota mengamati kondisi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta sarana olahraga. Ia memberikan catatan tentang beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki atau ditambah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal.
Salah satu siswa penerima bantuan seragam menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota dan pemerintah kota. Ia menyatakan bahwa bantuan seragam sangat membantu karena orang tuanya kesulitan untuk membeli seragam baru, sementara seragam lama sudah tidak layak pakai.
“Terima kasih banyak Pak Wali Kota. Bantuan seragam ini sangat membantu saya dan orang tua. Saya jadi lebih semangat belajar karena punya seragam baru yang bagus. Saya berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh,” ungkap salah satu siswa penerima bantuan.
Komite sekolah yang juga hadir dalam acara penyerahan seragam menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah kota. Mereka menyatakan bahwa dukungan seperti ini sangat membantu meringankan beban orang tua siswa, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.
Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan bahwa program bantuan pendidikan tidak hanya terbatas pada seragam, tetapi juga mencakup bantuan buku pelajaran, tas sekolah, sepatu, serta bantuan biaya pendidikan lainnya sesuai dengan kebutuhan. Program-program ini diharapkan dapat memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah karena kendala ekonomi.
Ke depan, Wali Kota berencana untuk terus melakukan kunjungan rutin ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Palangka Raya untuk memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif dan semua kebutuhan sekolah dapat terakomodasi dengan baik. Kunjungan langsung ini juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dengan warga sekolah.
Dengan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah kota, diharapkan kualitas pendidikan di Palangka Raya dapat terus meningkat. Pendidikan yang berkualitas dan merata akan menghasilkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang akan membawa kemajuan bagi Kota Palangka Raya dan bangsa Indonesia.










