DISPARBUDPORA PALANGKA RAYADPRD KOTA PALANGKA RAYAKOTA PALANGKA RAYA

488 Lapak Kuliner Serbu Palangka Raya: Pasar Ramadan Jadi Magnet Ribuan Warga di Tujuh Penjuru Kota

Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...

PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN — Begitu adzan Maghrib mulai terasa dekat, jalanan di sekitar Jalan Ais Nasution, Palangka Raya, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota tumpah ruah memenuhi kawasan Pasar Ramadan, Jumat (20/2/2026), memburu aneka sajian lezat untuk menemani momen berbuka puasa bersama keluarga.

Deretan meja pedagang tampak penuh sesak dengan beragam hidangan menggugah selera — mulai dari lauk pauk siap saji, kue-kue tradisional, minuman segar penghilang dahaga, hingga jajanan khas yang hanya mudah ditemukan di momen Ramadan seperti ini. Aroma harum masakan menguar di udara, semakin mempertegas betapa hidupnya geliat ekonomi masyarakat di bulan suci.

Pemandangan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Palangka Raya telah merancang sebuah ekosistem pasar Ramadan yang terstruktur dan merata, dengan menetapkan tujuh titik lokasi strategis yang tersebar di berbagai kawasan kota. Totalnya, tidak kurang dari 488 lapak pedagang telah disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama satu bulan penuh.

Kebijakan ini bukan sekadar langkah simbolis. Di baliknya tersimpan kalkulasi matang untuk menjaga keseimbangan antara supply dan demand pangan selama Ramadan, sekaligus membuka ruang yang seluas-luasnya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah untuk menggerakkan roda perekonomian mereka. Dengan persebaran yang merata, warga di berbagai sudut kota tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan hidangan berbuka yang terjangkau.

Para pedagang pun tampak bersemangat menyambut antusiasme warga yang luar biasa. Beberapa lapak bahkan sudah kehabisan stok jauh sebelum waktu berbuka tiba — pertanda bahwa pasar Ramadan tahun ini benar-benar menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan warga dan kesempatan emas bagi para penjual.

Lebih dari sekadar transaksi jual beli, Pasar Ramadan di Palangka Raya telah bertransformasi menjadi ruang sosial yang hidup — tempat warga berkumpul, berinteraksi, dan merayakan kehangatan bulan suci bersama-sama. Sebuah tradisi yang terus dijaga dan diperkuat oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari komitmen membangun kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kaya dalam kehidupan sosial dan budayanya.

Tampilkan lebih banyak
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN!!