
Palangka Raya Semakin Keren – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Komitmen tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (12/1/2026).
Rakor yang dipimpin Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia itu diikuti seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, memberikan arahan strategis terkait langkah-langkah konkret pengendalian inflasi di masing-masing wilayah.
Pemerintah daerah diminta berperan aktif dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, antara lain melalui pengendalian pasokan, memastikan distribusi berjalan lancar, serta melakukan pengawasan harga di pasar secara berkala.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor krusial dalam mengendalikan tekanan inflasi. Menurutnya, koordinasi yang intensif memungkinkan setiap daerah mengambil langkah antisipatif sesuai kondisi dan potensi wilayah masing-masing.
Ia menambahkan, Pemkot Palangka Raya terus memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memantau perkembangan harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas perekonomian daerah.
Dengan kolaborasi yang solid antara pusat dan daerah, pemerintah optimistis pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.






