
Palangka Raya Semakin Keren โ Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi program Bank Sampah Keren, yang kini terintegrasi dengan skema tabungan emas.
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menyampaikan bahwa program tersebut memberikan peluang bagi penggiat dan pejuang sampah untuk mengonversi hasil pengelolaan sampah menjadi simpanan bernilai ekonomi jangka panjang.
Menurutnya, melalui kolaborasi Bank Sampah Keren dengan Pegadaian, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat lingkungan, tetapi juga akses ke instrumen tabungan emas yang lebih aman dan produktif.
โProgram ini membuka kesempatan bagi penggiat bank sampah untuk menabung hasil pengelolaan sampah dalam bentuk emas, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,โ ujarnya di Palangka Raya.
Arbert menjelaskan, selain integrasi tabungan emas, Pemerintah Kota Palangka Raya juga mendorong keterlibatan perangkat daerah terkait untuk memberikan dukungan berupa subsidi harga per kilogram sampah. Insentif tersebut ditujukan bagi pemulung maupun pengelola bank sampah agar semakin termotivasi dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumbernya, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
Pemerintah kota menilai, penguatan program Bank Sampah Keren tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada praktik ramah lingkungan.















