DISPARBUDPORA PALANGKA RAYA

Disbudpora Palangka Raya Hadiri Acara Ngobrol Bareng Seputar Seni yang Digelar DKPR

Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...

PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpora) Kota Palangka Raya mewakili Kepala Dinas untuk menghadiri acara “Ngobras: Ngobrol Bareng Seputar Seni” 2025 yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kota Palangka Raya (DKPR) di Palangka Raya Mall, Sabtu (13/12/2025). Acara ini menjadi wadah diskusi dan apresiasi terhadap perkembangan seni dan budaya lokal di Kota Palangka Raya.

Kegiatan “Ngobras” merupakan forum komunikasi dan dialog interaktif antara pelaku seni, budayawan, pemerintah, dan masyarakat untuk membahas berbagai isu seputar perkembangan seni budaya kontemporer. Acara ini dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan solusi bagi tantangan yang dihadapi komunitas seni di Palangka Raya.

Sekretaris Disbudpora yang hadir mewakili Kepala Dinas menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif DKPR dalam menyelenggarakan acara yang sangat positif ini. Menurutnya, forum seperti Ngobras sangat penting untuk membangun ekosistem seni yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Ngobras ini. Forum seperti ini memberikan ruang bagi para seniman dan budayawan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta merumuskan strategi bersama dalam mengembangkan seni dan budaya lokal. Pemerintah kota akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” ujar Sekretaris Disbudpora.

Acara yang berlangsung di Palangka Raya Mall ini menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai bidang seni, termasuk seni tari, musik, teater, dan seni rupa. Para narasumber berbagi wawasan tentang tantangan dan peluang yang dihadapi pelaku seni di era digital, strategi promosi karya seni, serta pentingnya kolaborasi antarpelaku seni dalam meningkatkan kualitas dan daya jangkau karya mereka.

Selain sesi diskusi, acara Ngobras 2025 juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari berbagai komunitas seni di Palangka Raya. Penampilan tari tradisional Dayak, musik kontemporer, dan seni pertunjukan lainnya berhasil menarik perhatian pengunjung mal yang turut menyaksikan kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa seni lokal memiliki daya tarik yang kuat dan potensial untuk dikembangkan.

Ketua DKPR dalam sambutannya menyatakan bahwa Ngobras merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menjaga komunikasi dan sinergi antarpelaku seni serta antara komunitas seni dengan pemerintah daerah. Ia berharap melalui forum ini dapat tercipta kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran untuk mendukung pengembangan seni budaya di Palangka Raya.

Peserta yang hadir dalam acara ini sangat beragam, mulai dari seniman senior, seniman muda, mahasiswa seni, pegiat budaya, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap seni. Antusiasme peserta dalam berdiskusi dan berbagi pandangan menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya pelestarian dan pengembangan seni semakin meningkat di kalangan masyarakat Palangka Raya.

Disbudpora Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan DKPR dan seluruh komunitas seni dalam mengembangkan ekosistem seni budaya yang kondusif. Berbagai program dukungan seperti fasilitasi venue pertunjukan, bantuan promosi, serta pelatihan peningkatan kapasitas seniman akan terus diperkuat untuk mendorong kemajuan sektor seni dan budaya.

Keberhasilan acara Ngobras 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi di antara pelaku seni di Kota Palangka Raya. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, seni dan budaya lokal dapat terus berkembang, dilestarikan, dan menjadi bagian integral dari identitas Kota Palangka Raya yang dinamis dan berbudaya.

Tampilkan lebih banyak
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN!!