
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas lingkungan hidup dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Luis Evelly, menyampaikan hal ini dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda Pengendalian Karhutla yang digelar di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kamis (23/1/2025).
“Penurunan kualitas lingkungan hidup menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama secara sungguh-sungguh untuk melindungi dan mengelola lingkungan dengan konsisten,” ujar Luis.
– Karhutla dan Kualitas Lingkungan,
Luis menegaskan bahwa pengendalian lingkungan hidup merupakan kewajiban utama pemerintah daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan dalam menjaga lingkungan adalah meningkatnya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang sejalan dengan penurunan angka Karhutla, penyebab utama kerusakan ekosistem di Palangka Raya.
Kota Palangka Raya memiliki sekitar 75 persen wilayah berupa ekosistem gambut, yaitu seluas 213.945 hektare dari total luas wilayah 285.312 hektare. Dengan kondisi ini, potensi Karhutla menjadi ancaman nyata yang harus ditangani secara serius,” jelas Luis.
– Dampak Luas Karhutla,
Selain merusak lingkungan, Karhutla juga berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat. Polusi udara akibat kebakaran lahan dapat memicu berbagai penyakit pernapasan, sementara dampak ekonomi dirasakan oleh sektor pertanian, pariwisata, dan kehidupan sehari-hari warga.
Oleh sebab itu, Luis mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
“Upaya ini membutuhkan kerja sama dan kesadaran bersama. Jika lingkungan kita sehat, maka masyarakat juga akan sejahtera,” pungkasnya.