
|
Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...
|
Palangka Raya Semakin Keren – Kondisi suhu udara panas yang dirasakan masyarakat Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir diperkirakan masih akan berlangsung. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan seiring cuaca terik yang terjadi secara berkelanjutan.
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peningkatan suhu udara tersebut dipengaruhi oleh kondisi atmosfer regional, terutama berkurangnya curah hujan di wilayah Kalimantan Tengah. Situasi ini menyebabkan radiasi matahari lebih maksimal mencapai permukaan bumi.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Muhammad Ihsan Sidiq, menjelaskan bahwa fenomena panas ini tidak terlepas dari adanya gangguan sirkulasi atmosfer berupa siklon tropis yang terpantau di wilayah perairan Filipina. Keberadaan sistem tersebut memicu perubahan pola pergerakan massa udara di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, siklon tropis tersebut menarik massa udara dan uap air ke wilayah utara Filipina sehingga suplai uap air menuju Kalimantan Tengah menjadi berkurang secara signifikan. Kondisi ini berdampak langsung pada minimnya pembentukan awan hujan dan menyebabkan cuaca cerah dengan suhu yang relatif tinggi.
BMKG memprediksi kondisi cuaca panas ini masih berpotensi bertahan dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas luar ruangan pada siang hari, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta waspada terhadap risiko gangguan kesehatan akibat paparan suhu tinggi.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan cuaca dan akan menyampaikan informasi lanjutan apabila terjadi perubahan signifikan pada kondisi atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah.










