KOTA PALANGKA RAYA

Penguatan Manajemen Produksi Dinilai Kunci Tingkatkan Pasokan Ayam di Palangka Raya

Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...

Palangka Raya Semakin Keren – Upaya pemenuhan kebutuhan daging ayam di Kota Palangka Raya masih menghadapi tantangan. Kebutuhan konsumsi harian yang mencapai sekitar 30 ribu ekor ayam hingga kini belum sepenuhnya mampu dipenuhi oleh peternak lokal.

Berdasarkan data terbaru, kapasitas produksi ayam pedaging dari dalam daerah saat ini berada di kisaran 27 ribu ekor per hari. Selisih antara kebutuhan dan ketersediaan tersebut menyebabkan pasokan di pasar tradisional kerap terbatas, terutama saat permintaan meningkat.

Kondisi ini turut berdampak pada fluktuasi harga. Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan sering kali memicu kenaikan harga daging ayam hingga mencapai Rp45 ribu per kilogram. Situasi tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pada periode tertentu seperti hari besar keagamaan atau momen meningkatnya konsumsi.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Tengah, Andi Bustan, menilai bahwa persoalan utama tidak semata-mata terletak pada jumlah produksi. Menurutnya, aspek manajemen, terutama pengaturan waktu panen dan perencanaan produksi, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan.

Ia mendorong peternak untuk memperkuat sistem manajemen produksi agar hasil ternak dapat diserap pasar secara lebih optimal dan berkelanjutan. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan ayam di Palangka Raya dapat diminimalkan, sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen.

Tampilkan lebih banyak
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN!!