
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga, seiring dengan data yang menunjukkan volume sampah kota terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan catatan resmi, volume sampah yang terangkut mencapai 41.538 kilo ton pada tahun 2025, meningkat dari 41.537 kilo ton di tahun sebelumnya dan menunjukkan tren kenaikan sejak tahun 2023.
Dalam siaran pers yang diterbitkan pada 26 Februari 2026, DLH menyatakan bahwa pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat menjadi faktor utama peningkatan volume sampah. Data menunjukkan volume sampah pernah mencapai 39.718,4 kilo ton pada 2021, sedikit menurun pada 2022 menjadi 39.664,6 kilo ton, sebelum kembali meningkat hingga 40.259,06 kilo ton pada 2023.
“Peningkatan volume sampah menjadi tantangan bersama yang harus kita atasi secara kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Plt. Kepala DLH Kota Palangka Raya, Berlianto. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumber untuk mengurangi beban pengelolaan akhir sampah dan meningkatkan potensi daur ulang.
Kegiatan yang digalakkan meliputi penyuluhan tentang cara memilah sampah organik dan anorganik, serta pendirian bank sampah di berbagai kelurahan. DLH juga akan memberikan bantuan alat pemilahan sampah dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat daur ulang bagi lingkungan dan ekonomi keluarga.
“Kita berharap dengan gerakan pemilahan sampah dari rumah, dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan meningkatkan nilai ekonomi sampah yang dapat didaur ulang,” tambahnya. Pihak juga menyatakan akan melakukan pemantauan berkala terhadap implementasi program ini di seluruh wilayah kota.













