
|
Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...
|
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi. Imbauan ini dikeluarkan menyusul intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang di berbagai wilayah ibu kota provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi, menyatakan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dan angin kencang dapat menyebabkan berbagai dampak seperti pohon tumbang, bangunan rusak, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.
“Dalam kesempatan ini, kami mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama hujan deras yang disertai angin kencang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bahaya, khususnya bagi mereka yang sedang beraktivitas di luar ruangan,” ujar Heri Pauzi, Kamis (5/2/2026).
Heri juga memberikan panduan keselamatan khusus bagi para pengendara sepeda motor yang merupakan pengguna jalan terbesar di Kota Palangka Raya. Ia menyarankan agar pengendara tidak memaksakan perjalanan ketika hujan deras disertai angin kencang sedang berlangsung.
“Kami juga mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar tidak memaksakan perjalanan saat cuaca buruk. Sebaiknya segera berteduh di tempat yang aman apabila hujan deras disertai angin kencang terjadi saat berada di jalan,” imbau Heri.
Selain memberikan himbauan kepada masyarakat, BPBD Kota Palangka Raya juga telah menyiagakan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Tim siaga ini dilengkapi dengan peralatan dan logistik yang memadai untuk memberikan respons cepat jika terjadi kejadian yang memerlukan penanganan darurat.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi bangunan rumah, terutama atap dan struktur yang berpotensi rapuh. Pohon-pohon besar di sekitar rumah yang memiliki cabang rapuh atau miring juga perlu mendapat perhatian khusus untuk mencegah kejadian pohon tumbang yang dapat membahayakan jiwa dan harta benda.
Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, seperti pohon yang hampir tumbang, tiang listrik yang miring, atau genangan air yang mengkhawatirkan. Pelaporan dapat dilakukan melalui nomor darurat BPBD atau posko pengaduan yang telah disiapkan.
Untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut, BPBD Kota Palangka Raya juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, PLN, PDAM, dan kepolisian untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kalimantan Tengah termasuk Kota Palangka Raya masih berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan prakiraan cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
BPBD Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana. Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.







