PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Keren — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Dr Murjani, Gang Suka Maju II, Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) malam, tepat saat warga sedang melaksanakan berbuka puasa dan bersiap menunaikan Salat Magrib.
Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan bangunan rumah panggung berbahan kayu sehingga membuat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan data sementara dari RT dan RW setempat, kebakaran tersebut berdampak pada 40 kepala keluarga (KK) dengan total 131 jiwa.
Rinciannya, 11 rumah mengalami kerusakan berat, 15 rumah mengalami kerusakan ringan, serta 6 barak yang terdiri dari 31 pintu turut terdampak dalam peristiwa tersebut.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Seluruh warga yang terdampak sementara ini ditampung di Posko Pengungsian yang berada di Masjid Al Aqsa, Gang Suka Maju II ujung, tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Tim dari Pemerintah Kota Palangka Raya bersama berbagai instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk menangani dampak kebakaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Sementara itu, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi (police line) oleh Tim Inafis Polres Palangka Raya guna kepentingan penyelidikan.
Petugas juga terlihat mengamankan sejumlah barang bukti dari titik awal kebakaran yang dimasukkan ke dalam kantong khusus Inafis. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Di tengah penanganan warga terdampak, Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya juga sempat membantu seorang perempuan yang pingsan di lokasi pengungsian halaman Masjid Al Aqsa.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans layanan darurat 112 untuk dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis, dengan pengawalan Bhabinkamtibmas Pahandut.
Selain itu, sejumlah dinas terkait juga terus melakukan penanganan di lokasi pengungsian, termasuk tenaga kesehatan, Lurah Pahandut, serta Camat Pahandut yang berkolaborasi dalam membantu warga terdampak kebakaran.
Di sisi lain, PDAM Kota Palangka Raya juga melakukan perbaikan pada pipa paralon yang mengalami kerusakan dan kebocoran di bawah jembatan Gang Suka Maju II.
Sementara itu, PLN Rayon Timur turut melakukan perbaikan jaringan listrik yang terdampak kebakaran sejak malam kejadian.
Koordinator Lapangan Call Center 112 sekaligus Komandan Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, S.Sos, menyampaikan bahwa penanganan kebakaran besar seperti ini membutuhkan kerja sama semua pihak.
“Dalam situasi kebakaran besar seperti ini, kolaborasi antar instansi sangat penting. Pemerintah kota, TNI, Polri, relawan dan masyarakat bersama-sama bergerak untuk membantu warga terdampak,” ujarnya.
Sucipto juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat yang didominasi bangunan berbahan kayu.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran,” tambahnya.
Hingga saat ini, pemerintah bersama aparat keamanan masih terus melakukan penanganan di lokasi serta memastikan kebutuhan dasar para korban kebakaran dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.


















