
|
Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...
|
Palangka Raya Semakin Keren – Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya resmi digelar sebagai momentum strategis memperkuat peran organisasi adat yang berintegritas dan bermartabat. Kegiatan ini mengusung semangat falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat sebagai landasan dalam membangun kepemimpinan yang menjunjung nilai kebersamaan, kearifan lokal, dan etika adat.
Musda yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DAD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran. Kehadiran gubernur sekaligus menandai pembukaan resmi forum musyawarah yang menjadi agenda penting bagi keberlanjutan organisasi adat di tingkat kota, Minggu (28/12/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DAD Kota Palangka Raya, Ir. Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa Musda III tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepengurusan periode 2019–2024, tetapi juga forum pengambilan keputusan strategis untuk lima tahun mendatang.
“Musda ini menjadi ruang pertanggungjawaban pengurus sebelumnya sekaligus momentum memilih dan menetapkan Ketua Umum DAD Kota Palangka Raya periode 2026–2031. Selain itu, juga disusun program kerja yang akan menjadi arah gerak organisasi ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan nilai integritas dan martabat organisasi menjadi fokus utama agar DAD mampu berperan aktif dalam menjaga persatuan masyarakat, melestarikan budaya Dayak, serta mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan nilai adat.
Melalui Musda III ini, diharapkan DAD Kota Palangka Raya semakin solid dan adaptif menghadapi dinamika zaman, tanpa meninggalkan jati diri budaya yang telah menjadi warisan leluhur. Semangat Huma Betang yang mengedepankan kebersamaan dalam keberagaman pun diharapkan terus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan langkah organisasi.










