
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN, Palangka Raya β Di bulan suci Ramadan, Pasar Ramadan kembali hadir di berbagai sudut Kota Palangka Raya, menawarkan beragam kudapan khas untuk berbuka puasa. Di antara berbagai pilihan takjil, kue Bingka tetap menjadi primadona bagi masyarakat setempat. (2/3/2025).
Kue Bingka, atau yang dikenal sebagai Wadai Bingka, merupakan kue basah tradisional dengan tekstur lembut dan rasa manis yang khas. Kudapan ini mudah ditemukan di lapak-lapak pedagang takjil musiman yang sadar akan tingginya permintaan masyarakat terhadap kue ini selama Ramadan.
Midah, seorang pedagang di Pasar Ramadan Masjid Kampus Shalahuddin Universitas Palangka Raya, mengungkapkan bahwa kue Bingka sangat diminati oleh warga sejak hari pertama puasa. “Kudapan jenis Bingka sangat ramai dicari warga di hari pertama puasa ini. Semoga seterusnya kue Bingka ini laris manis,” harapnya. Harga kue Bingka bervariasi tergantung cita rasa dan bahan yang digunakan, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp30 ribu.
Tuti, seorang warga Palangka Raya, mengakui bahwa kue Bingka sudah menjadi takjil favorit keluarganya saat berbuka puasa. “Bingka ini sudah menjadi takjil favorit keluarga saat berbuka puasa,” tuturnya singkat saat berbelanja di Pasar Ramadan.
Popularitas kue Bingka tidak hanya terbatas di Palangka Raya. Di Pangkalan Bun, kue ini juga menjadi kudapan favorit saat berbuka puasa. Hasanah, pemilik rumah produksi wadai Bingka di Pangkalan Bun, mengungkapkan bahwa selama Ramadan, permintaan kue Bingka meningkat signifikan. Pada hari pertama puasa, ia memproduksi hingga 500 kue Bingka. Variasi rasa yang ditawarkan meliputi Bingka kentang, Bingka beras, dan Bingka kelapa muda, dengan harga berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp50 ribu, tergantung jenis dan bahan yang digunakan.
Kue Bingka yang bertekstur lembut dan manis ini memang menjadi pilihan takjil yang memanjakan selera masyarakat saat berbuka puasa. Kehadirannya di Pasar Ramadan menambah semarak suasana dan menjadi bukti kekayaan kuliner tradisional yang tetap lestari di tengah modernisasi.
Dengan tingginya minat masyarakat terhadap kue Bingka, para pedagang berharap penjualan akan terus meningkat sepanjang bulan Ramadan, sehingga tradisi menikmati kue khas ini saat berbuka puasa tetap terjaga.