PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Kerenย โ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026.
Imbauan ini disampaikan menyusul prediksi musim kemarau yang akan berlangsung lebih panjang, sehingga risiko kebakaran diperkirakan meningkat, terutama di wilayah yang didominasi lahan gambut.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, mengatakan kondisi cuaca kering menjadi faktor utama meningkatnya potensi karhutla.
โMinimnya curah hujan saat kemarau membuat lahan, khususnya gambut, sangat mudah terbakar,โ ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, baik untuk membuka lahan maupun keperluan lainnya.
-
Damkar Palangka Raya Evakuasi Anak Kucing Terjepit, Warga Haru Lihat PenyelamatanMinggu, 19 April 2026
-
Balita 1,5 Tahun Selamat dari Cincin Nyangkut, Damkar Palangka Raya Bertindak CepatMinggu, 19 April 2026
Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya karhutla.
โKami berharap masyarakat lebih peduli dan segera melaporkan jika menemukan titik api,โ tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah meluas.
Selain merusak lingkungan, karhutla juga berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat serta mengganggu aktivitas sehari-hari.
BPBD Palangka Raya pun terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
















