|
Klik PLAY untuk Mendengarkan Berita
Getting your Trinity Audio player ready...
|
Palangka Raya Semakin Keren — Ketika seseorang jatuh sakit dalam kondisi terlantar tanpa identitas yang jelas, negara berkewajiban hadir untuk memastikan mereka mendapat pertolongan dan perlindungan yang semestinya. Mewujudkan tanggung jawab itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya berkoordinasi langsung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya untuk melakukan penelusuran identitas diri dan keluarga seorang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang ditemukan sakit dan terlantar di RSUD Doris Sylvanus pada 14 Januari 2026.
Proses penelusuran identitas dilakukan secara sistematis berdasarkan asesmen awal yang telah dilakukan oleh pekerja sosial Dinsos. Tim gabungan dari kedua instansi tampak bekerja dengan teliti, memeriksa dokumen dan mencocokkan data kependudukan yang ada guna memastikan identitas sang PPKS dapat terverifikasi dengan akurat sehingga proses penanganan selanjutnya dapat berjalan lancar.
Langkah koordinasi lintas instansi ini sangat krusial mengingat tanpa identitas yang valid, akses terhadap berbagai layanan sosial dan kesehatan yang menjadi hak setiap warga negara menjadi sangat terbatas. Dengan teridentifikasinya data kependudukan, Dinsos dapat melanjutkan proses penelusuran keluarga, penentuan status sosial, serta pemberian bantuan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nyata dari PPKS tersebut.
Dinsos Kota Palangka Raya menegaskan bahwa tidak ada satu pun warga yang boleh kehilangan haknya atas perlindungan sosial hanya karena terhalang persoalan administrasi kependudukan yang dapat diselesaikan melalui kolaborasi antar instansi yang sigap dan responsif.










