PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Keren – Lomba Domino Jurnalis Session 5 yang digelar di Cafe Along Space, Palangka Raya kembali melahirkan jawara baru. Kali ini, jurnalis senior Palangka Post, Agustinus Djata berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang yang diikuti berbagai kalangan tersebut.
Pada kompetisi yang digelar Sabtu (23/5/2026) itu, Agustinus Djata sukses mengungguli peserta lainnya dan meraih posisi tertinggi. Sementara posisi juara kedua diraih Adi Wibowo, disusul Dede di posisi ketiga dan Adit di peringkat keempat.
Munculnya nama baru sebagai juara semakin menegaskan ketatnya persaingan dalam lomba domino tersebut. Sejak session pertama hingga kelima, belum ada peserta yang mampu mempertahankan gelar juara.
Sebelumnya, juara pada session pertama diraih Krismes S Haloho, kemudian Ahmad Supriandi pada session kedua, Muhamad Hafiz di session ketiga, dan Roni Sahala pada session keempat.
Panitia pelaksana, Roni Sahala mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan sebagai ruang membangun keakraban lintas profesi di Kota Palangka Raya.
Selain menjadi ajang hiburan, lomba domino juga digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kalimantan Tengah ke-69 tahun 2026.
“Momentum HUT Kalteng ini kami manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antarkomunitas,” ujar Roni Sahala yang akrab disapa Ucok.
Menurutnya, lomba domino bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi wadah komunikasi dan mempererat solidaritas antar peserta yang berasal dari kalangan jurnalis, aktivis, hingga akademisi.
Sebelum pertandingan utama session 5 dimulai, panitia terlebih dahulu menggelar babak final four yang mempertemukan para juara dari session 1 hingga 4.
Dalam pertandingan tersebut, Muhamad Hafiz berhasil keluar sebagai juara, disusul Ahmad Supriandi, Krismes S Haloho, dan Roni Sahala.
Pantauan di lokasi, suasana lomba berlangsung meriah dan penuh keakraban. Para peserta tampak serius memainkan kartu domino, namun gelak tawa sesekali terdengar dan membuat suasana semakin hidup.
Roni berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar hubungan antarkomunitas di Kalimantan Tengah semakin harmonis dan solid.

























