DAMKAR

Rumah Panggung di Pahandut Seberang Terbakar, Damkar Palangka Raya Hadapi Akses Sulit Saat Pemadaman

Siap diputar

PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Keren — Kebakaran melanda satu unit rumah warga di kawasan Pahandut Seberang, tepatnya di Pantai Cemara Labat sebelum kawasan Rawa Ropi, Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) sore.

Rumah yang terbakar merupakan bangunan kayu panggung berukuran sekitar 6 x 14 meter milik seorang warga bernama Ato (55), yang berprofesi sebagai wiraswasta. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang pergi berbelanja ke pasar di kawasan Pahandut.

Berdasarkan laporan yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya pada pukul 15.36 WIB dari pelapor bernama Idam, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Menurut keterangan pemilik rumah, sebelum meninggalkan rumah ia telah memastikan kondisi kompor maupun instalasi listrik dalam keadaan aman.

Namun berdasarkan keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat muncul dari bagian ambin atau teras depan rumah. Di bagian teras tersebut terdapat sejumlah peralatan elektronik seperti salon dan perangkat sound system alat musik yang sudah lama tidak digunakan.

Posisi teras rumah yang menghadap Sungai Kahayan serta kondisi angin yang cukup kencang saat kejadian membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian dalam rumah yang seluruhnya berbahan kayu fuel dan berbentuk panggung.

Beruntung jarak antar rumah di kawasan tersebut cukup berjauhan, sekitar 30 hingga 50 meter, sehingga kebakaran tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Tim pemadam dari Regu 3 Damkar Kota Palangka Raya sempat menghadapi kendala saat menuju lokasi kebakaran. Akses menuju rumah hanya berupa jalan kayu sepanjang kurang lebih 300 meter dengan lebar sekitar 2 meter.

Bahkan untuk mencapai titik rumah yang terbakar, petugas harus melewati jembatan kayu selebar sekitar 1 meter dengan panjang sekitar 75 meter.

Karena keterbatasan akses tersebut, proses pemadaman hanya dapat dilakukan menggunakan mesin pompa air kecil dengan memanfaatkan sumber air alami di sekitar lokasi yang berada di kawasan tanah delta berlumpur.

Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api. Sebagian bangunan rumah hangus terbakar, sementara bagian dapur masih dapat diselamatkan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Koordinator Lapangan Call Center 112 sekaligus Komandan Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, S.Sos, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu.

Meski rumah dalam keadaan kosong, risiko kebakaran tetap bisa terjadi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” ujarnya.

Sucipto juga mengapresiasi kerja cepat tim pemadam serta dukungan berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

Kami berterima kasih kepada seluruh unsur yang membantu di lapangan, termasuk masyarakat sekitar. Dengan kerja sama yang baik, kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke rumah lainnya,” pungkasnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Palangka Raya menurunkan sejumlah armada serta personel dari Regu III Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, dengan dukungan unsur Satpol PP, BPBD, BNPB, Dinas Kehutanan Karhutla, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta TNI/Polri.

kumpulan-poster-marhaban-ya-ramadhan-2026-siap-pakai-di-canva-begini-cara-editnya
Gemini_Generated_Image_ufhb4xufhb4xufhb
IMG_0311
poster-marhaban-ya-ramadhan-1770807433570_43
Tampilkan lebih banyak
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN!!