PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – SDN 13 Palangka Raya mencatatkan langkah besar dalam transformasi digital pendidikan di Kalimantan Tengah dengan ditetapkan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) pada hari Jumat, tanggal 23 Januari 2026. Penetapan ini menjadikan SDN 13 sebagai lembaga pendidikan keempat di Kota Palangka Raya yang meraih status prestisius dari Google for Education tersebut, menyusul tiga sekolah sebelumnya yang telah lebih dahulu mendapatkan pengakuan serupa.
Status Kandidat Sekolah Rujukan Google merupakan tahapan penting dalam proses menjadi Sekolah Rujukan Google (Google Reference School) penuh. Sekolah yang ditetapkan sebagai KSRG harus menunjukkan komitmen kuat dalam mengimplementasikan Google Workspace for Education secara menyeluruh dalam pembelajaran dan administrasi sekolah, serta mampu menunjukkan dampak positif yang terukur terhadap kualitas pembelajaran.
Kepala SDN 13 Palangka Raya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa penetapan sebagai KSRG adalah hasil dari kerja keras seluruh warga sekolah, termasuk guru, siswa, komite sekolah, serta dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dan orang tua siswa.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian luar biasa bagi SDN 13. Menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google adalah kehormatan sekaligus tantangan bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan membuktikan bahwa sekolah dasar negeri di daerah dapat bersaing di tingkat nasional,” ujar Kepala Sekolah.
Ia menambahkan bahwa perjalanan untuk mencapai status KSRG dimulai beberapa tahun lalu ketika sekolah memutuskan untuk serius mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Seluruh guru telah mengikuti pelatihan Google for Education, dan sistem pembelajaran telah bertransformasi dari konvensional menjadi blended learning yang memanfaatkan Google Classroom, Google Meet, dan berbagai aplikasi Google lainnya.
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberikan apresiasi tinggi kepada SDN 13 atas prestasi ini. Kepala Dinas Pendidikan menyatakan bahwa dengan menjadi sekolah keempat di Palangka Raya yang meraih status KSRG, ini menunjukkan bahwa transformasi digital pendidikan di kota ini berjalan dengan baik dan merata di berbagai jenjang pendidikan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian SDN 13. Sebelumnya, tiga sekolah lain telah lebih dahulu menjadi Sekolah Rujukan Google, dan kini SDN 13 menyusul sebagai kandidat. Ini membuktikan bahwa komitmen kita untuk transformasi digital pendidikan membuahkan hasil nyata,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan.
Tiga sekolah yang telah lebih dahulu meraih status Sekolah Rujukan Google di Palangka Raya adalah SDN 4 Menteng, SMP Negeri 6, dan satu sekolah lainnya. Keberhasilan sekolah-sekolah ini telah menjadi inspirasi dan motivasi bagi SDN 13 untuk mengikuti jejak mereka dalam mengadopsi teknologi pendidikan secara optimal.
Para guru SDN 13 yang telah menjadi Google Certified Educator menyampaikan bahwa transformasi digital yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membuat siswa lebih antusias dan aktif dalam belajar. Pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan era digital.
“Kami telah melatih semua guru untuk menggunakan Google Workspace for Education. Hasilnya sangat positif. Siswa lebih aktif, pembelajaran lebih menarik, dan kami bisa memantau perkembangan belajar siswa secara real-time. Ini adalah perubahan yang sangat signifikan,” jelas salah satu guru senior SDN 13.
Siswa-siswa SDN 13 juga merasakan manfaat dari pembelajaran berbasis teknologi. Mereka dapat mengakses materi pelajaran kapan saja dan di mana saja, mengerjakan tugas secara online, berkolaborasi dengan teman sekelas melalui platform digital, serta mengembangkan keterampilan teknologi yang sangat penting untuk masa depan mereka.
Orang tua siswa menyambut positif transformasi digital yang dilakukan SDN 13. Mereka menyatakan bahwa dengan sistem pembelajaran digital, mereka dapat lebih mudah memantau perkembangan belajar anak-anak mereka dan berkomunikasi dengan guru secara lebih efektif.
“Kami sangat mendukung program digitalisasi ini. Anak-anak kami menjadi lebih mandiri dalam belajar dan memiliki keterampilan teknologi sejak dini. Kami bangga SDN 13 menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google,” ungkap salah satu wali murid.
Sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google, SDN 13 kini memasuki tahap pembinaan dan evaluasi lanjutan dari Google for Education. Sekolah harus menunjukkan konsistensi dalam implementasi teknologi, dampak positif terhadap pembelajaran, serta inovasi-inovasi baru dalam pemanfaatan Google Workspace for Education. Jika berhasil memenuhi semua kriteria, SDN 13 akan ditetapkan sebagai Sekolah Rujukan Google penuh.
Kepala Sekolah menyatakan bahwa tim SDN 13 akan bekerja keras untuk memenuhi semua persyaratan dan kriteria yang ditetapkan. Mereka berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta berbagi pengalaman dengan sekolah lain yang ingin mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.
Wali Kota Palangka Raya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada SDN 13. Ia menyatakan bahwa prestasi ini adalah bukti bahwa pendidikan di Palangka Raya terus berkembang dan mampu mengadopsi teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan ditetapkannya SDN 13 sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google, Kota Palangka Raya semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang serius dalam transformasi digital pendidikan. Empat sekolah yang telah meraih status KSRG atau Sekolah Rujukan Google menunjukkan bahwa Palangka Raya mampu bersaing dan mencapai standar internasional dalam pemanfaatan teknologi pendidikan, yang pada akhirnya akan menghasilkan generasi muda yang literat digital dan siap menghadapi tantangan masa depan












