PROGRAM KERJA PRIORITAS

Viral Jalur Biru Luntur, Gubernur Kalteng Ancam Mutasi Kadis ke Papua

Siap diputar

PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Keren – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menanggapi polemik proyek pengecatan jalur berwarna biru di Kota Palangka Raya yang viral di media sosial karena disebut luntur saat diguyur hujan.

Dalam keterangannya, Agustiar menegaskan akan memanggil kepala dinas terkait untuk meminta penjelasan mengenai pelaksanaan proyek tersebut. Bahkan, ia melontarkan pernyataan tegas terkait kemungkinan mutasi terhadap pejabat yang bertanggung jawab apabila ditemukan adanya kelalaian dalam pengerjaan proyek.

“Nanti kami akan panggil kepala dinasnya, akan kami tanyakan masalahnya kenapa. Sudah saya katakan perencanaannya harus dimatangkan dahulu, jangan asal-asalan begitu,” tegas Agustiar kepada awak media, Senin (18/5/2026).

Polemik tersebut mencuat setelah video dan foto jalur berwarna biru di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya beredar luas di media sosial. Dalam tayangan yang viral, cat pada jalur tersebut tampak memudar dan luntur setelah terkena hujan sehingga memunculkan kritik dari masyarakat.

Meski menuai sorotan publik, Agustiar memastikan proyek pengecatan jalur tersebut tetap akan dilanjutkan sebagai bagian dari penataan dan mempercantik wajah Kota Palangka Raya menjelang Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.

“Di tempat lain bisa, kenapa di tempat kita di Kalteng tidak bisa,” ujarnya.

Ia juga memastikan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan langkah selanjutnya.

“Inspektorat sudah turun ke lapangan dari kemarin. Nanti mungkin akan dipanggil pelaksananya, penyelenggaranya. Kita lihat apa yang akan direkomendasikan oleh mereka,” katanya.

Agustiar menegaskan pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan hukum apabila pelaksanaan proyek dinilai tidak sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang dia tidak sanggup untuk melanjutkan maka kami pastikan akan tindaklanjuti secara hukum. Kalau ia bisa melanjutkan dan bisa meyakinkan dengan undang-undang yang berlaku maka akan tetap berlanjut,” ucapnya.

Bahkan, gubernur secara terbuka menyebut kemungkinan mutasi terhadap pejabat terkait apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Nanti kita lihat apakah kebijakan terkait dihentikan atau yang bersangkutan ini saya bisa mutasi, saya pindahkan ke Papua,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut diduga mengarah kepada Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom.

Saat dikonfirmasi mengenai jenis cat yang digunakan dalam proyek jalur biru tersebut, Juni Gultom belum memberikan penjelasan detail. Ia hanya menyebut jalur tersebut nantinya akan difungsikan sebagai jalur sepeda sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bisa tanya Kabid Bina Marga. Nanti akan dibikin sesuai dengan ketentuan jalur sepeda,” ujarnya singkat.

logo-hut-kota
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.19.42
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.02.36
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 05.16.54
ChatGPT Image 18 Mei 2026, 22.15.26
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN!!