KALIMANTAN TENGAHPOLDA KALTENG

Rekaman Viral Kapolsek Minta “Jatah” Diselidiki, Propam Polda Kalteng Turun Tangan

Siap diputar

PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Keren – Dugaan pelanggaran etik kembali mencuat di jajaran kepolisian Kalimantan Tengah setelah rekaman suara yang diduga melibatkan Kapolsek Seruyan Hulu, Ipda RS, viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Ipda RS diduga meminta “jatah” kepada cukong kayu. Menindaklanjuti hal itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalteng langsung melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Sebelumnya, Kapolres Seruyan, Beddy Suwendi, juga telah dimintai klarifikasi oleh Propam terkait beredarnya konten tersebut.

Melalui akun resmi media sosialnya, Bidpropam Polda Kalteng menyatakan telah melakukan penelusuran serta klarifikasi, sekaligus mengambil langkah cepat dengan meminta penghapusan (take down) konten yang beredar.

“Bidpropam Polda Kalteng juga telah memberikan respons resmi kepada akun terkait serta menandai konten tersebut dengan keterangan bahwa permasalahan telah ditangani,” tulis akun tersebut, Kamis (16/4/2026).

Kasus ini menjadi sorotan publik, terlebih sebelumnya Kapolres Seruyan sempat menarik perhatian melalui unggahan di media sosial yang memperlihatkan ruang kerjanya usai renovasi.

Dalam unggahan tersebut, ia menunjukkan interior ruang kerja dengan tampilan modern, mulai dari pencahayaan, warna dinding, hingga kursi yang terlihat nyaman.

Diketahui, Beddy Suwendi mulai menjabat sebagai Kapolres Seruyan sejak pertengahan Januari 2026, menggantikan Hans Itta P..

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap Ipda RS masih berlangsung, dan Propam Polda Kalteng menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku.

20 Mar 2026, 04.03.04
IMG_0311
poster-marhaban-ya-ramadhan-1770807433570_43
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN!!