PALANGKA RAYA, Palangkaraya Semakin Keren – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperluas akses pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan melalui program beasiswa sawit yang menyasar berbagai kalangan masyarakat.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah mengatakan, program beasiswa sawit tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga pemilik kebun sawit, tetapi juga terbuka bagi keluarga pekerja di sektor perkebunan.
Menurutnya, anak-anak dari keluarga sopir perusahaan maupun profesi lain yang berkaitan dengan industri sawit memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan program pendidikan tersebut.
Selain fokus pada pengembangan pendidikan, BPDP juga terus mendorong pertumbuhan UMKM berbasis komoditas perkebunan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Helmi menegaskan, BPDP ingin berbagai program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan generasi muda yang ingin mengembangkan usaha berbasis komoditas perkebunan.
“Kami ingin ini bukan sekadar omon-omon. Kami ingin menjadi sesuatu yang nyata. Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring dan melihat apa yang bisa disupport oleh BPDP untuk pengembangan UMKM,” katanya.
Ia berharap kegiatan workshop yang digelar BPDP dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mulai melihat potensi usaha dari sektor perkebunan seperti kakao dan sawit yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.
Menurutnya, sektor perkebunan tidak hanya berperan sebagai penopang ekonomi nasional, tetapi juga dapat menjadi ruang lahirnya wirausaha baru yang inovatif dan berdaya saing.
Melalui penguatan pendidikan, pelatihan, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM, BPDP optimistis sektor perkebunan mampu menciptakan peluang usaha yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

























